Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana bangsa-bangsa besar mempertahankan keunggulan teknologi mereka? Di era dimana ketergantungan pada teknologi asing semakin tinggi, ada sebuah kisah inspiratif dari negeri sakura yang patut kita renungkan bersama.
Bayangkan sebuah mesin komputasi raksasa yang tidak mengandalkan komponen impor, tetapi justru dibangun dengan kekuatan dan kecerdasan lokal. Inilah yang membuat pencapaian teknologi dari Timur begitu membanggakan dan menginspirasi.
Sebuah supercomputer ternama dari Jepang memilih jalan yang berbeda. Alih-alih mengimpor teknologi, mereka mengembangkan prosesor sendiri berbasis arsitektur yang biasanya kita temukan di perangkat mobile.
Keputusan ini bukan hanya tentang kebanggaan nasional, tetapi membuktikan bahwa kemandirian teknologi adalah kunci menuju masa depan yang lebih cerah. Mari kita eksplorasi bersama mengapa pilihan ini begitu penting bagi dunia komputasi modern.
Mengenal Fugaku: Superkomputer Tercepat di Dunia Asal Jepang
Sebuah terobosan inovatif dalam dunia komputasi berhasil mencatatkan sejarah baru untuk bangsa Asia. Mesin raksasa ini menjadi bukti nyata bahwa kemandirian teknologi dapat melahirkan prestasi global yang gemilang.
Latar Belakang dan Pengembangan Fugaku oleh Riken dan Fujitsu
Kolaborasi strategis antara Riken Center for Computational Science dan Fujitsu Limited melahirkan mahakarya teknologi ini. Proyek ambisius ini memakan waktu pengembangan selama enam tahun dengan investasi mencapai $1 miliar.
Nama “Fugaku” dipilih dengan makna filosofis yang dalam. Dalam bahasa setempat, nama ini merujuk pada gunung tertinggi yang menjadi simbol kebanggaan nasional.
Pusat penelitian di kota Kobe menjadi rumah bagi mesin komputasi raksasa ini. Kerjasama antara institut penelitian dan korporasi teknologi menjadi kunci sukses pengembangan sistem canggih ini.
Pencapaian Fugaku dalam Peringkat Top500, HPCG, dan Graph 500
Pada pertengahan 2020, dunia komputasi dikejutkan oleh pencapaian fenomenal. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, satu sistem berhasil menduduki puncak tiga ranking bergengsi secara bersamaan.
Pencapaian triple crown ini mencakup Top500 untuk kecepatan komputasi umum. Sistem ini juga unggul dalam HPCG untuk performa artificial intelligence dan Graph 500 untuk pengolahan data kompleks.
Keberhasilan ini mematahkan dominasi tradisional dari amerika serikat dan Tiongkok. Media internasional seperti new york times pun memberitakan pencapaian luar biasa ini.
Mesin komputasi dari Departemen Energi amerika serikat yang sebelumnya memegang gelar tercepat dunia akhirnya tersalip. Prestasi ini membuktikan bahwa inovasi dan ketekunan dapat mengubah peta persaingan teknologi global.
Spesifikasi Teknis dan Keunggulan Chip ARM dalam Fugaku
Mari kita telusuri lebih dalam spesifikasi teknis yang membuat pencapaian ini begitu fenomenal. Desain arsitektur yang revolusioner menjadi kunci utama keberhasilan sistem komputasi canggih ini.
Detail Konfigurasi Node dan Arsitektur Fugaku
Sistem ini menggunakan struktur hierarkis yang sangat terorganisir. Setiap node terdiri dari satu unit pemrosesan utama yang bekerja secara independen.
Dua node dipasang pada papan khusus yang disebut CMU. Delapan CMU membentuk satu unit yang disebut Bunch of Blades.
- Setiap BoB mengandung 16 node komputasi
- Tiga BoB membentuk satu Shelf dengan 48 node
- Delapan Shelf (384 node) terpasang dalam satu rak komputer
- Total sistem terdiri dari 432 rak dengan konfigurasi berbeda
Struktur ini memungkinkan skalabilitas dan efisiensi yang luar biasa. Setiap komponen bekerja harmonis dalam ekosistem komputasi yang terintegrasi.
Performa Tinggi dengan Prosesor ARM 48-Core Buatan Fujitsu
Jantung sistem ini adalah prosesor arm khusus dengan 48 core utama. Desain ini menawarkan efisiensi daya yang luar biasa dibandingkan arsitektur tradisional.
Setiap node memiliki kemampuan pemrosesan yang mengesankan. Teknologi 7nm FinFET memastikan kinerja optimal dengan konsumsi daya minimal.
Sistem mendukung dua mode operasi berbeda:
- Mode normal dengan kecepatan clock 2 GHz
- Mode boost dengan kecepatan clock 2.2 GHz
Performa puncak mencapai 537 PFlops untuk presisi ganda. Angka ini menunjukkan kemampuan komputasi yang benar-benar luar biasa.
Interkoneksi Tofu dan Kapasitas Memori yang Mengesankan
Sistem interkoneksi Tofu D menyatukan semua node dengan efisiensi maksimal. Jaringan 6D mesh/torus memungkinkan komunikasi data yang sangat cepat.
Kapasitas memori total mencapai 4.85 PiB dengan bandwidth 163 PB/s. Teknologi HBM2 memberikan kecepatan akses memory 1024 GB/s per node.
Fitur konektivitas termasuk RDMA untuk transfer data langsung. Latency sangat rendah hanya 0.49-0.54 mikrodetik dengan throughput 6.35 GB/s.
Sistem kabel fiber optic mencapai 200.000 unit dengan total panjang 855 km. Infrastruktur fisik ini mendukung semua operasi komputasi dengan keandalan tinggi.
Signifikansi Fugaku dalam Dunia Komputasi dan Riset
Ketika pandemi melanda dunia, teknologi komputasi menjadi senjata penting dalam melawan virus. Mesin canggih ini memberikan kontribusi nyata dalam berbagai bidang penelitian penting.
Penerapan dalam Penanganan COVID-19 dan Simulasi Penyebaran Virus
Pada masa krisis kesehatan global, kemampuan komputasi tinggi sangat dibutuhkan. Sistem ini digunakan untuk berbagai riset terkait penanganan wabah.
Beberapa aplikasi penting meliputi:
- Simulasi penyebaran droplet di ruang kantor dan transportasi umum
- Analisis pola penularan virus dalam berbagai skenario
- Penelitian obat-obatan dari 2.000 senyawa yang sudah tersedia
- Diagnosa dan metode penanganan pasien yang lebih efektif
Menurut sumber terpercaya, simulasi detail membantu memahami perilaku virus. Data ini sangat berharga bagi para ahli kesehatan.
Membuktikan Potensi ARM di Luar Perangkat Mobile
Pencapaian ini membuka babak baru dalam dunia komputasi tinggi. Untuk pertama kali, arsitektur yang biasanya untuk perangkat mobile membuktikan kehebatannya.
Keunggulan utama yang ditunjukkan:
- Efisiensi daya yang luar biasa dibanding arsitektur tradisional
- Kemampuan komputasi yang setara bahkan lebih unggul
- Potensi pengembangan tanpa batasan konsumsi energi
- Kinerja optimal tanpa kartu grafis khusus
Prestasi ini memberikan inspirasi bagi pengembangan teknologi masa depan. Arsitektur alternatif membuktikan bisa bersaing di level tertinggi.
Kesimpulan
Mahakarya komputasi ini membuktikan bahwa kemandirian teknologi membuahkan hasil gemilang. Dengan kinerja luar biasa dan rangkaian prosesor yang massive, sistem ini menjadi inspirasi global.
Media internasional seperti New York Times pun mengakui pencapaian fenomenal ini. Investasi selama enam tahun terbayar dengan kontribusi besar bagi penelitian ilmiah, termasuk penanganan pandemi.
Keberhasilan ini membuka era baru untuk arsitektur prosesor di dunia komputer performa tinggi. Masa depan komputasi akan melihat lebih banyak inovasi berbasis teknologi lokal yang mandiri.
Pelajari lebih lanjut tentang perkembangan terkini dalam daftar 500 sistem teratas dunia.
